Sabtu, 12 Januari 2013

koordinasi dari jasa marga


Polisi Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Jasa Marga
JAKARTA - PT Jasa Marga tiba-tiba menutup akses warga menuju terminal bayangan yang ada di tol Jatibening. Kepolisian menyesalkan tindakan Jasa Marga tanpa ada koordinasi dengan aparat hingga timbul reaksi warga dengan membakar mobil dan menutup ruas tol.

"Pada saat diadakan penutupan jam 02.00 WIB pagi itu belum ada koordinasi. Itu dari pihak Jasa Marga sendiri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di kantornya, Jakarta, Jumat (27/7/2012).

Kepolisian, kata Rikwanto, mengetahui adanya penutupan akses warga ketika timbul kerusuhan massa. Untuk meminimalisir amuk warga, aparat mengisolisasi massa. "Kita isolir supaya tidak berkembang dan mencari jalan keluarnya," paparnya.

Menurutnya, sah-sah saja Jasa Marga menutup akses warga menuju terminal bayangan. Karena itu memang wilayah dari Jasa Marga. Namun, tambahnya, penutupan tersebut tentu akan berdampak pada keamanan.

"Yang kita sayangkan itu efek penutuapan itu seharusnya dipikirkan dulu ya. Jadi ternyata terbukti ada reaksi dari masyarakat yang akhirnya polisi juga harus datang untuk meredamnya," jelasnya.

Kedepan, dia berharap, setiap tindakan yang diperkirakan akan menimbulkan reaksi harus dibicarakan terlebih dulu dengan Kepolisian. "Supaya tidak terjadi hal demikian," pungkasnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar